Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Angka Kejadian Kecacingan (Soil Transmitted Helminth) Pada Petani Sayur di Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru

Rafiqi Ulfa Ali, Zulkarnaini Zulkarnaini, Dedi Affandi

Abstract


Abstrak: Personal hygiene and environmental sanitation is an important factor in the health care effort to avoid infection worms. Research has been conducted on vegetable farmers in Sub District of Marpoyan Damai Maharatu Pekanbaru City in March - May 2015 with a total sample of 50 people. The result showed that the majority of workers in the village vegetable worm disease Maharatu positive experience with this type of Ascaris lumbricoides and including minor infections. There is a relationship use of Personal Protective Equipment (PPE), health nails, wash hands, clean water, latrine quality and sewage with the incidence of the disease in Sub Maharatu worms.

 


Keywords


Personal Hygiene; Sanitation; Worms

Full Text:

PDF

References


Bakta. 1995. Aspek Epidemiologi Infeksi Cacing Tambang pada Penduduk Dewasa Desa Jagapati Bali. Jurnal Medika. Jakarta

Chandra, B. 2007. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Endriani. 2010. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kecacingan pada Anak Usia 1-4 Tahun. www.digilib.unimus.ac.id. diakses tanggal 3 Maret 2015.

Eryani, D. 2014. Hubungan Personal Hygiene dengan Kontaminasi Telur Soil Transmitted Helminths pada Kuku dan Tangan Siswa SDN 07 Mempawah Hilir Kabupaten Pontianak. Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura. www.jurnal.untan.ac.id diakses tanggal 15 Februari 2015.

Mudmainah. 2003. Hubungan Antara Penyediaan Air Bersih dan Sarana Pembuangan Tinja dengan Kejadian Kecacingan pada Siswa SDN Meteseh Kecamatan Tembalang Semarang. Undergraduate thesis, Diponegoro University. www.fkm.undip.ac.id diakses tanggal 2 Februari 2015.

Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

Nusa, A. Hubungan antara Hygiene Perorangan dengan Infestasi Cacing Usus pada Siswa Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Imanuel Akas Kecamatan Damau Kabupaten Kepulauan Talaud. www.fkm.unsrat.ac.id diakses tanggal 3 Maret 2015.

Salim, M. 2013. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Positif Telur Cacing Soil Transmitted Helminth (STH) pada Petani Pengguna Pupuk Kandang di Desa Rasau Jaya Umum. www.jurnaltlm.com diakses tanggal 2 Februari 2015.

Safar. 2009. Parasitologi Kedokteran: Protozoologi Helmintologi Entomologi. Yrama Widya. Bandung.

Slamet, J.S. 2002. Kesehatan Lingkungan. Gajah Mada. Yogyakarta.

Umar. Z. 2011. Surveilens Epidemiologi Penyakit Menular di Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 1996-2010. Buletin Epidemiologi Pessel Edisi Maret 2011. www.zaidina-umar.blogspot.com diakses tanggal 12 Februari 2015.

Yulianto, E. 2007. Hubungan Higiene Sanitasi dengan Kejadian Penyakit Cacingan pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Rowosari 01 Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Under Graduates Thesis. Universitas Negeri Semarang. www.lib.unnes.ac.id diakses tanggal 3 Maret 2015.

Yudhastuti, R. 2010. Kebersihan Diri dan Sanitasi Rumah pada Anak Balita dengan Kecacingan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 6, No. 4, Februari 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/dli.3.1.p.24-32

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.