Analisis Intensitas Kebisingan Terhadap Pendengaran Pekerja Pabrik Kelapa Sawit PT. Ganda Buanindo Kabupaten Kampar

Irwan Herli, Tengku Nurhidayah, Yusni Ikhwan Siregar

Abstract


Work as a palm oil mill worker is a job at risk of exposure to noise that exceeds the threshold value. The purpose of this study was to measure the intensity of noise on the occurrence of hearing complaints, psychological disturbances and Noise Induced Hearing Loss (NIHL) on workers and analyze the relationship of worker characteristics; age, length of service, use of Ear Protective Equipment (EPE) and knowledge of hearing complaints, psychological disorders and NIHL disorders. The research approach used in this research is survey method using cross sectional analytic research design with sampling using purposive sampling technique as many as 40 workers. Data were collected by measuring noise intensity, questionnaires and audiometry inspection. Data analysis using univariate and bivariate analyzes were processed using Spearman test. The result of the research shows that there is a considerable noise hazard in the work environment of PT. GBI, while the potential impact experienced by workers due to noise in low risk levels. The relation between factory noise intensity and worker characteristic; age, working period, knowledge and compliance of EPE usage in general have no significant relation to the incidence of hearing complaints, psychological disorders and NIHL disorders in workers, except in the variable level of knowledge with psychological disorders have a significant relationship.


Keywords


Palm oil mill noise; Hearing complaints; Psychological disorders; NIHL disorders

Full Text:

PDF

References


Arifiarachman, T. 2016. Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian Sertifikasi ISPO di PT. Ganda Buanindo. Pengumuman Publik. PT. Mutu Agung Lestari. http://www.420PengumumanPublikISPOSTAGE-2PT.GandaBuanindo.pdf. diakses tanggal 12 November 2017.

Budiono. 2008. Hiperkes dan Kesehatan Kerja. Semarang. Universitas Diponegoro.

Budiono dan A.M. Sugeng. 2003. Bunga Rampai Hiperkes dan KK. Semarang. Universitas Diponegoro.

Buntarto, 2015. Panduan Praktis Keselamatan & Kesehatan Kerja untuk industri. Yogyakarta. Pustaka baru press.

Djafri, A. 2010. Hubungan Tingkat Pajanan Kebisingan dengan Fungsi Pendengaran di PT Sanggar Sarana Baja. Tesis. Depok. FKM Program Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia (tidak dipublikasikan).

Kristiyanto, F. Kurniawan, F. Wahyuni, I. 2014. Hubungan Intensitas Kebisingan Dengan Gangguan Psikologis Pekerja Departemen Laundry Bagian Washing PT. X Semarang. Semarang. JKM e-Journal.2(1): Hal 75-79.

Menteri Tenaga Kerja dan transmigrasi RI, 2010. Permenakertrans Nomor Per.08/Men/VII/2010 tentang alat pelindung diri. Jakarta.

Notoadmojo, S. 2005. Metode Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta.

Pardamean, M. 2014. Mengelola Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit secara Profesional. Jakarta; Penebar Swadaya.

PT Ganda buanindo, 2016. Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Lipatkain.

Rahayu D, et al. 2015. Materi Ajar Pelatihan Hiperkes Dan Keselamatan Kerja Bagi Tenaga Medis Perusahaan. Direktorat Bina Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Direktorat Jenderal Pembinaan, Pengawasan Ketenagakerjaan Dan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kementrian Ketenagakerjaan RI. Jakarta.

Ramdan. IM dan Y. Putri. 2014. Hubungan Paparan Kebisingan dengan gangguan Psikologis, gangguan komunikasi dan tekanan darah pada tenaga kerja PLTD Kasamarinda 2014. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Bandung.

Roestam, A.W. 2004. Program Konservasi Pendengaran di Tempat Kerja. Cermin Dunia Kedokteran No. 144, 2004.

Soemirat, J. 2011. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta. Gajah Mada University Press.

Sofiah, 2011. Analisis Kebisingan Pesawat Udara Dan Karakteristik Masyarakat Bandara Terhadap Gangguan Keluhan Pendengarandan Gangguan Psikologis Pada Kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim II. Tesis. Pekanbaru: Program Studi Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Universitas Riau (tidak dipublikasikan).

Sopeardi et al. 2009. Buku Ajar Ilmu Kesehatan, Telinga Hidung Tenggorokan Kepala dan Leher, Edisi keenam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.

Suardi, R. 2005. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Jakarta.Argya Putra.

Sucipto, CD. 2014. Keselamatan dan kesehatan kerja. Yogyakarta. Goysen Publishing.

Suma’mur, PK. 2009. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Jakarta. CV. Sagung Seto.

SWA. 2010. Occupational Noise-Induced Hearing Loss In Australia. Safe Work Australia https://www.safeworkaustralia.gov.au/system/files/documents/1702/occupational_noiseinduced_hearing_loss_australia_2010.pdf. diakses tanggal 14 Desember 2017.

Wibowo A, et al. 2014. Kesehatan masyarakat di Indonesia konsep, aplikasi dan tantangan. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Winda,WP.T. Martiana. 2016. Hubungan Usia Dan Masa Kerja Dengan Nilai Ambang Dengar Pekerja Yang Terpapar Bising Di Pt. X Sidoarjo.The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health.5 (2) Hal 173–182. https://ejournal.unair.ac.id/IJOSH/article/view/4186/2830. diakses 28 desember 2017.

Wiyadi, MS. 1987. Pemeliharaan Pendengaran di Industri. Cermin Dunia Kedokteran. no.47. PT.Temprint. jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/dli.5.1.p.48-56

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.