Faktor Lingkungan yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita

Rahmi Pramulia Fitri, Iyang Maisi Fitriani, Indry Aryana

Abstract


All deaths caused by ARI cover 20% -30% per year (Rasmaliah, 2004). Risk factors contributing to ARI include poor nutrition, low exclusive breastfeeding, indoor air pollution, density, low measles immunization coverage, and LBW (WHO, 2007). Residential density in the home needs to be taken into account because it has a role in the spread of microorganisms within the home or residence environment. 58.9%. The purpose of this study was to determine the environmental factors associated with the incidence of Acute Respiratory Infection (ARI) in Toddlers in the Work Area of the Republic of Indonesia Simpang Tiga City Health Center in Pekanbaru with quantitative approaches and social methods. The total population of 1658 children under five in 2015 with a sample of 94 people. The results obtained are related to cigarette smoke exposure with ARI in toddlers in the Simpang Tiga RI Puskesmas Work Area, meaning that those who get cigarette smoke exposure from one of their family members who smoke are 3 times more likely to get ARI than those who do not get cigarette smoke exposure from either one family member smokes. There is no relationship between house ventilation and ARI events in toddlers in the Puskesmas RI Simpang Tiga City in Pekanbaru in 2016. There is a relationship between occupancy density and ARI events in toddlers in the Puskesmas RI Simpang Tiga working area, meaning that densities his home occupancy does not meet the risk of being 8 times more affected by ARI compared to the density of his residential occupancy which meets the requirements.


Keywords


ARI; Accupancy density; Ventilation; Exposure to cigarette smoke; Toddlers

Full Text:

PDF

References


Ake. 2007. Rencana Asuhan Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC.

Arikunto. 2013.ProsedurPenelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta : PT Rineka Cipta.

Catiyas. 2012. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen Jawa Tengah Tahun 2012. Diperoleh tanggal 09 November 2015.

Dinkes Provinsi. Riau, 2014. Profil Kesehatan Provinsi Riau, Pekanbaru.

Hasan. 2012. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja UPTD Kesehatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2012. Diperoleh tanggal 09 November 2015.

Kemenkes RI. 2012. Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut,Jakarta : Kementrian Kesehatan RI.

Kunoli, Firdaus J. 2013. Epidemiologi Penyakit Menular Untuk Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Trans Info Media.

Marhamah. 2012. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Anak Balita Di Desa Bontongan Kabupaten Enrekang. Diperoleh tanggal 11 November 2015.

Marlina, dkk. 2014. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Anak Balita Di Puskesmas Panyabunganjae Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2014. Diperoleh tanggal 23 November 2015.

Maryunani. 2010. Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan, Jakarta : Trans Info Media.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi, Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam. 2009. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta.Salemba Medika.

Purwandari. 2010. Ilmu Kesehatan Masyarakat Dalam Konteks Kebidanan. Jakarta: EGC

Rasmaliah. 2004. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Penanggulangannya. Sumut. http://repository.usu.ac.id. Diakses tanggal 12 Februari 2004.

Rosmayati. 2014. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian ISPA Pada Balita Di Desa Rantau Sialang Kecamatan Kuantan Mudik Tahun 2014. Pekanbaru: STIKes Payung Negeri Pekanbaru .

Sayono. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan Penuntun Praktis Bagi Pemula. Yogyakarta: Mitra Cendikia.

Sinaga. 2012. Kualitas Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Warakas Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara Tahun 2011. Jakarta: Diperoleh tanggal 06 November 2015.

Sulistyaningsih. 2011. Metodologi Penelitian Kebidanan Kuantitatif-Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sunarti. 2012. Pro Kontra Imunisasi Bahaya, Manfaat, dan Tips Alternatif. Yogyakarta: Hangga Kreator.

Wardani. 2010. Hubungan faktor Lingkungan Sosio-Ekonomi dan Pengetahuan Ibu dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Cicadas.Http://lib. itenas. ac. Id / kti / wp-content / uploads / 2012 / 06 / Hubungan-Faktor-Lingkungan. pdf,diperolehtanggal 20 November 2014.

WHO. 2007. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemic dan pandemi di fasilitas pelayanan kesehatan. Jakarta: EGC.

Wijayaningsih. 2013. Asuhan Keperawatan Anak,Jakarta : Trans Info Media




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/dli.7.1.p.31-35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.