Musim pemijahan dan ukuran layak tangkap udang jerbung (Penaeus merguiensis) di perairan Dumai dan sekitarnya, Riau

Andina Ramadhani Putri Pane, Ali Suman

Abstract


The high demand for shrimp commodities will increase catching to spur production so that it will affect the shrimp population. This scientific study will discuss the spawning season of banana shrimp (Penaeus merguiensis), catch size, and environmental conditions of Dumai and surrounding waters. This research was conducted from April to December 2018 using survey methods around the waters of Dumai, Riau. Data collection was carried out monthly on 4,677 banana shrimps assisted by enumerators. The analysis was carried out on the relationship between carapace length and body weight, sex ratio, gonad maturity level, and catch size. The condition of the aquatic environment that influences the process of reproduction becomes a comparison in determining management efforts. Banana shrimp size structure 18-60 mm, dominant at 28 mm and negative allometric growth patterns. The genital ratio shows that female shrimp are more dominant than males and the spawning season lasts throughout the year with peaks in June and December. The length at first capture was 34.5 mm with the length at first maturity was 30.8 mm (Lc> Lm), meaning that it had spawned before being capture. However, the polluted water environment can interfere with the process of growth and population growth even though various environmental parameters are still within normal limits. So the thing to do is to close the shrimp catching area in June and December, not catch in the spawning area, the size of the shrimp that can be caught is 31 mm and protect the aquatic environment from pollution.

Keywords


spawning season; catch size; banana prawn; Dumai; FMA 571

Full Text:

PDF

References


Amri, K., Muchlizar & Ma’mun, A., (2018). Variasi bulanan salinitas, PH dan oksigen terlarut di perairan Estuari Bengkalis. Majalah Ilmiah Globe Vol 20 No. 2:57-66.DOIhttp://dx.doi.org/10.24895/MIG.2018.20-2.645.

Ariani F., (2016). Strategi Pengelolaan Pencemaran di Pesisir Perairan Kota Dumai. Tesis Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Badan Pusat Statistik. (2019). Data Produksi Perikanan Tahunan 1999 - 2016. Web https://www.bps.go.id/statictable/2014/01/16/1711/produksi-perikanan-menurut-subsektor-ribu-ton-1999-2016.html. diakses pada 20 Agustus 2019 pukul 08.33 Wib.

Badan Pusat Statistik Riau. (2019). Produksi Perikanan Tangkap Menurut Propinsi dan Jenis Penangkapan 2006 - 2016.Webhttps://www.bps.go.id/statictable/2009/10/05/1705/produksi-perikanan-tangkap-menurut-provinsi-dan-jenis-penangkapan-2000-2016.html. diakses pada 20 Agustus 2019 pukul 08.37 Wib.

Ball, D.V. &, and Rao, K.V. (1984). “Marine Fisheries.” New Delhi : Tata Mc. Graw-Hill Publishing Company Limited., 5–24 pp.

Efrizal, T., (2006). Hubungan Beberapa Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Pulau Penyengat Kota Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau.http://riset.umrah.ac.id/?p=143 diakses pada 27 Januari 2020.

Fauzi, M., Prasetyo, A. P., Hargiyatno, T. I., Satria, F., & Utama, A. A., (2013). Hubungan panjang-berat dan faktor kondisi lobster batu (Panulirus penicillatus) di perairan Selatan Gunung Kidul dan Pacitan. Bawal Vol 5 No. 2: 97-102. DOI http://dx.doi.org/10.15578/bawal.5.2.2013.97-102.

Hamonangan, M.E & Hartono., (2010). Pencemaran Minyak dan Lemak di Kawasan Kepesisiran Dumai, Riau. Tesis, Ilmu Lingkungan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Hargiyatno, I. T., B. Sumiono &, Suharyanto. (2013). Laju tangkap, kepadatan stok dan beberapa aspek biologi udang jerbung (Penaeus merguiensis) di perairan Dolak, Laut Arafura. Bawal. Vol 5 No. 2: 123-129. http://dx.doi.org/10.15578/bawal.5.2.2013.123-129.

Hargiyatno, I, T., Fijianggawangsa, R., & Sumiono, B. (2015). Sebaran Spasio – Temporal Ukuran dan Densitas Udang Jerbung (Penaeus merguiensis de Man, 1907) di Sub Area Dolak, Laut Arafura (WPP – NRI 718). Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 21 No. 4 Tahun 2015: 261–269. DOI http://dx.doi.org/10.15578/jppi.21.4.2015.261-269.

Wagiyo, K., Damora, A & Pane, A. R.P. (2018). Aspek Biologi, Dinamika Populasi dan Kepadatan Udang Jerbung (Penaeus merguiensis de Man, 1888) di Habitat Asuhan Estuaria Segara Anakan, Cilacap. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. Vol 24 No 2 Tahun 2018: 127-136. DOI http://dx.doi.org/10.15578/jppi.24.2.2018.127-136.

Kembaren, D.D., Suprapto & Wedjatmiko. (2013). Komposisi Jenis dan Sebaran Laju Tangkap Udang Penaeid di Perairan Tarakan, Kalimantan. Status Pemanfaatan Sumberdaya Ikan di Perairan Laut Sulawesi. Bunga Rampai. Kementerian Kelautan Dan Perikanan. 153–164.

Kembaren, D.D., & Suman, A. (2013). Biology and Population Dynamics of Banana Shrimp (Penaeus merguiensis) in Tarakan waters, Eats Borneo. Indonesian Fishries Research Journal. Vol 19 No. 2 Tahun 2013; 99-105. DOI http://dx.doi.org/10.15578/ifrj.19.2.2013.99-105.

Kembaren, D, D., & Ernawati, T. (2015). Dinamika Populasi dan Estimasi Rasio Potensi Pemijahan Udang Jerbung (Penaeus merguiensis deMan, 1907) di Perairan Teluk Cendrawasih dan Sekitarnya, Papua. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 21 No. 3 Tahun 2015: 201 – 210. DOI http://dx.doi.org/10.15578/jppi.21.3.2015.201-210.

Kusrini E. (2011). Menggali Sumberdaya Genetik Udang Jerbung (Fenneropenaeus meeguiensis De Man) sebagai Kandidat Udang Budaya Indonesia. Media Akuakultur Vol 6 No. 1 Tahun 2011:49-53 DOI http://dx.doi.org/10.15578/ma.6.1.2011.49-53.

Nufus, H. (2018). Konsentrasi Minyak Sawit Mentah (CPO) di Kawasan Pesisir Dumai Provinsi Riau. Jurnal Perikanan Terpadu. Vol 1 N. 1 Tahun 2015 : 99-106.

Nur A., Romadhona B., & Widyany D.A. (2018). Produksi dan Performa Reproduksi Udang Jerbung (Penaeus merguiensis) Hasil Pembesaran di Tambak. Jrunal Perekayasan Akuakultur Indonesia Vol 1 No. 2 Tahun 2018:1-12.

Nurdin, E & Kembaren, D, D. (2015). Parameter Populasi Udang Putih (Penaeus merguiensis) di Perairan Sampit dan Sekitarnya, Kalimantan Tengah. Jurnal Bawal. Kementerian Kelautan Dan Perikanan Vol (7) 2 : 103-109. DOI http://dx.doi.org/10.15578/bawal.7.2.2015.103-109.

Mallawa, A., Musbir., Amri, F., & Marimba, A. (2012). Analisis Struktur Ukuran Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Menurut Musim, Daerah dan Teknologi Penangkapan di Perairan Luwu Teluk Bone Sulawesi Selatan. Jurnal Balik Diwa Vol 3 No.2 Tahun 2012: 29 – 38.

Marini, M., Suman, A., Farajallah, A., & Wardiatno, Y. (2017). Identifiying Penaes merguiensis de Man, 1888 stocks in Indonesian Fisheries Management Area 573:a truss network analysis approach. AACL Bioflux. Vol 10 No. 4 Tahun 2017. 922-935.

Marlian, N. (2017). Hubungan Parameter Kualitas Air Terhadap Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Teluk Meulaboh Aceh Barat. Journal of Aceh Aquatic Science Vol 1 No 1 Tahun 2017:18-31.

Merian R.D., Mubarak., & Sutikno S. (2017). Analisa Kualitas Perairan Muara Sungai Dumai ditinjau dari Aspek Fisika, Kima dan Biologi. Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 3 No. 2 Tahun 2016:107-112. DOI http://dx.doi.org/10.31258/dli.3.2.p.107-112.

Melmambbessy, E. H. P. (2011). Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Udang Penaeus merguiensis De Man (1988) di Laut Arafura pada Distrik Naukenjerai Kabupaten Merauke. Jurnal Agribisnis dan Perikanan Vol 4 No. 2 Tahun 2011:75–81. DOI https://doi.org/10.29239/j.agrikan.4.2.75-81.

Purwaningsih, R., Widjaja, S., & Partiwi S G. (2012). Pengembangan model simulasi kebijakan pengelolaan ikan berkelanjutan. Jurnal Teknik Industri Vol 14 No.1 Tahun 2012: 25-34. DOI http://dx.doi.org/10.9744/jti.14.1.25-34.

Pane, A. R. P., & Kembaren, D. (2015). “Parameter Biologi Udang Kelong (Penaeus merguiensis) Di Perairan Langsa, Aceh. Bunga Rampai. Status Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Di Perairan Selat Malaka (WPP – NRI 571).” In Ref Graphika. Jakarta, 96–106.

Pane, A. R. P., & Widiyastuti, H. (2017). Beberapa Aspek Biologi Udang Kelong (Penaeus merguiensis dan Penaeus indicus) di perairan Aceh Timur, Nanggore Aceh Darussalam. Prosiding Simposium Nasional Krustasea. Pusat Riset Perikanan. Badan Riset dan Sumber Daya Manusia dan WWF Indonesia. 117 -124.

Pane, A. R. P., & Hasanah, A. (2017). Dinamika Populasi Udang Jerbung (Ferropenaeus merguiensis de Man 1889 dan Ferropenaeus indicus H. Milne Edwards, 1879) di Perairan Bengkalis dan Sekitarnya, Riau. Prosiding Semnas Bappeda Propinsi Jawa Tengah 2017. 334 – 342.’

Priatna, A., & Wijopriono. (2011). Estimasi Stok Sumber Daya Ikan dengan Metode Hidroakustik di Perairan Kabupaten Bengkalis. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. Vol 17 No. 1 Tahun 2011:1–10. http://dx.doi.org/10.15578/jppi.17.1.2011.1-10.

Purba, N. P., & Khan A. M. A. (2010). Karateristik Fisika Kimia Perairan Pantai Dumai pada Musim Peralihan. Jurnal Akuatika Vol 1 No. 1 Tahun 2010: 70-83.

Purnomo, B. H. (2012). Peranan Perikanan Tangkap Berkelanjutan Untuk Menunjang Ketahanan Pangan di Indonesia. Seminar Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi 2012. Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Saputra, S.W., Djuwito., & Rutiyaningsih, A. (2013). Beberapa Aspek Biologi Udang Jerbung (Penaeus merguiensis) di Perairan Cilacap Jawa Tengah. Journal Management of Aquatic Resourses. Vol 2 No.3 Tahun 2013: 47 – 55.

Sari, I. T., Solihin, I., & Sondita, M. F. A. (2010). Peran Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kota Dumai dalam Mendukung Aktivitas Penangkapan Ikan. Skripisi http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/62730.

Sentosa, A. A., Hedianto, D. A., & Suryandari, A. (2017). Kebiasaan Makanan dan Interaksi Trifik Komunitas Udang Penaeid di Perairan Aceh Timur. Bawal. Vol 9 No. 3 Tahun 2017:197–206. DOI http://dx.doi.org/10.15578/bawal.9.3.2017.197-206.

Silaen, S. N., & Mulya M. B., (2018). Density and White Shrimp Growth Pattern (Penaeus merguiensis) in Kampung Nipah Waters of Perbaungan Sumatera Utara. IOP Confrence Series Earth and Envriomental Science. 130 Tahun 2018. DOI doi :10.1088/1755-1315/130/1/012044.

Syahrial., Sustriani, Y., Susammesin, V. A., Taher, D. P., Atikah, N., Lubis, K.M., Illahi, I., Mulyadi, A., Amin, B., & Siregar S.H., (2017). Regenerasi Alami Semai Rhizophora apiculate di Kawasan Industri Perminyakan dan Kawasan Non Industri Provinsi Riau. Jurnal Enggano Vol 2 No.2 Tahun 2017:208-217.

Syahrial. (2018). Kondisi Stomata dan Morfologi Daun Rhizophora apiculate Pada Kawasan dan Non-Kawasan Industri Perminyakan di Provinsi Riau. Journal of Marine Research and Technology Vol 1:11-16. DOI

https://doi.org/10.24843/JMRT.2018.v01.i01.

Suman, A., & Prisantoso, B. I. (2017). Karateristik Populasi Udang Jerbung (Penaeus merguiensis de Man, 1888) di perairan Cilacap dan Sekitarnya. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. Vol 23 No. 1 Tahun 2017:11–18. DOI http://dx.doi.org/10.15578/jppi.23.1.2017.11-18.

Suman, A., Hasanah, A., Ernawati, T., & Pane, A. R. P. (2017). The population dynamic of banana prawn (Penaeus merguiensis de Man) in Tanah Laut Waters, South Kalimantan. Indonesiaan Fisheries Research Journal. Vol 23 No.1 Tahun 2017:17 – 22. DOI http://dx.doi.org/10.15578/ifrj.23.1.2017.17-22.

Suman, A., Kembaren, D. D., Pane, A. R. P & Taufik, M. (2020). Status Stok Udang Jerbung (Penaeus merguiensis) di Perairan Bengkalis dan sekitarnya serta Kemugkinan Pengelolaannya secara Berkelanjutan. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia. Vol 12 No 1. Tahun 2020 : 11 – 22. DOI http://dx.doi.org/10.15578/jkpi.12.1.2020.11-22.

Steel, R. D. G & Torrie, J. H. (1993). Prinsip Dan Prosedur Stasitika Suatu Pendekatan Biometrik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Syahminan., Riani, E., Anwar, S., & Rifardi. (2015). Telaah Logam Berat Pb dan Cd pada Sedimen di Perairan Barat Laut Dumai-Riau. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 5 No.2 Tahun 2015:133-140. DOI http://dx.doi.org/10.29244/jpsl.5.2.133.

Tirtadanu., & Ernawati, T. (2016). Kajian Biologi Udang Jerbung (Penaeus merguiensis De Man, 1888) di Perairan Utara Jawa Tengah. Jurnal Bawal. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Vol 8 No. 2 Tahun 2016:109-118. DOI http://dx.doi.org/10.15578/bawal.8.2.2016.109-116.

Tirtadanu., & Panggabean, A. S. (2018). Catch rate and population parameters of banana prawn Penaeus merguiensis in Kaimana waters, West Papua, Indonesia. AACL Bioflux. Vol 11 No.4 Tahun 2018:1378–1387.

Tirtadanu., & Chodrijah, U. (2020). Laju Tangkap, Karakteristik Biologi dan Status Pemanfaatan Udang Jerbung (Penaeus merguiensis De Mann, 1988) dan Udang Dogol (Metapenaeus affinis H. Milne Edwards, 1837) di Perairan Cilacap. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. Vol 26 No.1 Tahun 2020: 47-58. DOI http://dx.doi.org/10.15578/jppi.26.1.2020.47-58.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/dli.7.2.p.81-88

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Creative Commons License
Dinamika Lingkungan Indonesia Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.