Variabilitas Suhu Permukaan Laut, Salinitas, Tinggi Muka Laut, dan Klorofil-a di Perairan Sumatera Barat
Abstract
Suhu digunakan dalam mempelajari proses-proses fisik, kimiawi dan biologis yang terjadi di laut. Salinitas berperan dalam kelangsungan hidup organisme laut. Tinggi muka laut berpotensi terhadap terjadinya proses upwelling ataupun downwelling yang menyebabkan terjadinya pengadukan massa air laut yang membawa unsur hara. Klorofil-a berkaitan dengan produktivitas primer lautan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabilitas suhu permukaan laut, salinitas, tinggi muka laut, dan klorofil-a di Perairan Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan data citra satelit yang diunduh dari Google Earth Engine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu permukaan laut, salinitas, tinggi muka laut, dan klorofil-a memiliki variasi ataupun perbedaan, baik antar tahun 2018 sampai 2022 maupun antar musim barat, peralihan I, timur, dan peralihan II untuks setiap tahunnya. Secara spasial, suhu permukaan laut, tinggi muka laut, dan klorofil-a lebih tinggi di pesisir dibandingkan laut lepas. Sebaliknya, salinitas lebih tinggi di laut lepas dibandingkan pesisir
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aklesia, J. S. (2021). Aplikasi Model Maximum Entropy untuk Kesesuaian Habitat Ikan Layang (Decapterus spp.) di Perairan Utara Jawa.
Alfajri, A., Mubarak, M., & Mulyadi, A. (2017). Analisis spasial dan temporal sebaran suhu permukaan laut di perairan Sumatera Barat. Dinamika Lingkungan Indonesia, 4(1), 65-74.
Bukhari, B., Adi, W., & Kurniawan, K. (2017). Pendugaan Daerah Penangkapan Ikan Tenggiri Berdasarkan Distribusi Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a di Perairan Bangka. Jurnal Perikanan Tangkap: Indonesian Journal of Capture Fisheries, 1(03).
Daulay, S. R., Sari, T. E. Y., Usman, U., & Jhonnerie, R. (2019). Characteristics of thermal front in the tropical waters of Eastern Indian Ocean. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 21(1), 25-29.
Destuanti, N., YulikaSari, T. E., & Jhonnerie, R. Distribution of chlorophyll-a concentration in west sumatera connected by the results of tuna’s arrest. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan, 4(2), 1-14.
Drury, E., Jacob, D. J., Spurr, R. J., Wang, J., Shinozuka, Y., Anderson, B. E., . . . Weber, R. (2010). Synthesis of satellite (MODIS), aircraft (ICARTT), and surface (IMPROVE, EPA‐AQS, AERONET) aerosol observations over eastern North America to improve MODIS aerosol retrievals and constrain surface aerosol concentrations and sources. Journal of Geophysical Research: Atmospheres, 115(D14).
Febriyanti, L., Purnomo, P. W., & A’in, C. (2018). Karakteristik Oseanografi Dan Sedimentasi Di Perairan Tererosi Desa Bedono, Demak Pada Musim Barat (Characteristics Of Oceanography And Sedimentation of Waters Erosion In Bedono Village Demak During West Season). Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 6(4), 367-375.
Gaol, J. L., Arhatin, R. E., & Ling, M. M. (2014). Pemetaan suhu permukaan laut dari satelit di perairan Indonesia untuk mendukung “one map policy.” Paper presented at the Seminar Nasional Penginderaan Jauh.
Hidayah, G., Wulandari, S. Y., & Zainuri, M. (2016). Studi sebaran klorofil-a secara horizontal di perairan muara Sungai Silugonggo Kecamatan Batangan, Pati. Buletin Oseanografi Marina, 5(1), 52-59. doi: https://doi.org/10.14710/buloma.v5i1.11296.
Indrawati, A. (2000). Studi Tentang Hubungan Suhu Permukaan Laut Hasil Pengukuran Satelit Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Lemuru (Sardinella Lemuru Bleeker 1853) di Selat Bali.
Intansari, G., Jumarang, M. I., & Apriansyah, A. (2018). Variabilitas klorofil-a dan suhu permukaan laut di perairan Selat Karimata. PRISMA, 6(1), 76-79. http://dx.doi.org/10.26418/pf.v6i1.23638.
Jufri, A., Amran, M. A., & Zainuddin, M. (2014). Karakteristik daerah penangkapan ikan cakalang pada musim barat di perairan Teluk Bone. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 1(1).
Kunarso, K., Hadi, S., Ningsih, N. S., & Baskoro, M. S. (2011). Variabilitas suhu dan klorofil-a di daerah upwelling pada variasi kejadian ENSO dan IOD di perairan selatan Jawa sampai Timor. Ilmu Kelautan: Indonesian Journal of Marine Sciences, 16(3), 171-180.
Kunarso, K., Ningsih, N. S., & Supangat, A. (2005). Karakteristik Upwelling di Sepanjang Perairan Selatan NTT Hingga Barat Sumatera. Ilmu Kelautan: Indonesian Journal of Marine Sciences, 10(1), 17-23.
M_Habib_Ey, M. H. E., Nofrizal_nofrizal, N. n., & Mubarak_mubarak, M. m. Pengaruh Sebaran Klorofil-A Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Pada Pengoperasian Purse Seine Di Perairan Aceh. Berkala Perikanan Terubuk, 46(1), 56-63.
Marpaung, S., & Prayogo, T. (2014). Analisis arus geostropik permukaan laut berdasarkan data satelit altimetri. Paper presented at the Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2014.
MK, S. N., & Misbah, M. N. (2012). Analisis Pengaruh Salinitas dan Suhu Air Laut Terhadap Laju Korosi Baja A36 pada Pengelasan SMAW. Jurnal teknik ITS, 1(1), G75-G77.
Munthe, M. G., Jaya, Y. V., & Putra, R. D. (2018). Pemetaan Zona Potensial Penangkapan Ikan Berdasarkan Citra Satelit Aqua/Terra Modis di Perairan Selatan Pulau Jawa. Dinamika Maritim, 7(1), 39-42.
Mustikasari, E., Dewi, L. C., Heriati, A., & Pranowo, W. S. (2015). Pemodelan pola arus barotropik musiman 3 dimensi (3D) untuk mensimulasikan fenomena upwelling di Perairan Indonesia. Jurnal Segara, 11(1).
Nuriya, H., Hidayah, Z., & Nugraha, W. A. (2010). Pengukuran konsentrasi klorofil-a dengan pengolahan citra landsat ETM-7 dan uji laboratorium di perairan Selat Madura Bagian Barat. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 3(1), 60-65.
Patty, S. I. (2013). Distribusi suhu, salinitas dan oksigen terlarut di Perairan Kema, Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Platax, 1(3).
Purba, M. (2007). Dinamika perairan selatan Pulau Jawa–Pulau Sumbawa saat Muson Tenggara. Torani, 17(2), 140-150.
Rasyid, A. (2009). Distribusi klorofil-a pada musim peralihan barat-timur di perairan Spermonde Propinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Sains & Teknologi, 9(2), 125-132.
Rudiyanti, S. (2011). Pertumbuhan Skeletonema costatum pada berbagai tingkat salinitas media. Jurnal saintek perikanan, 6(2), 69-76.
Sari, T. E. Y. (2012). Studi Parameter Fisika dan Kimia Daerah Penangkapan Ikan Perairan Selat Asam Kabupaten Kepulauan Meranti Propinsi Riau. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 17(01).
Setyadji, B., & Amri, K. (2017). Pengaruh anomali iklim (ENSO dan IOD) terhadap sebaran ikan pedang (Xiphias gladius) di Samudera Hindia bagian Timur. Jurnal Segara, 13(1).
Setyono, H., & Harsono, G. (2014). Dinamika upwelling dan downwelling berdasarkan variabilitas suhu permukaan laut dan klorofil-a di perairan Selatan Jawa. Journal of Oceanography, 3(1), 57-66.
Sihombing, R. F., Aryawati, R., & Hartoni, H. (2011). Kandungan Klorofil-a Fitoplankton di Sekitar Perairan Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Sriwijaya University.
Siregar, E., Siregar, V., Jhonnerie, R., Alkayakni, M., & Samsul, B. (2019). Prediction of potential fishing zones for yellowfin tuna (Thunnus albacares) using maxent models in Aceh province waters. Paper presented at the IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.
Siregar, E. S. Y., Suriyanti, S. V., & Agus, S. (2018). Prediksi Zona Potensi Penangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) Menggunakan Model Gam di Perairan Sumatera Barat. IPB University, Indonesia.
Sugianto, D. N., & Agus, A. (2012). Pola Sirkulasi Arus Laut di Perairan Pantai Provinsi Sumatera Barat. Ilmu Kelautan: Indonesian Journal of Marine Sciences, 12(2), 79-92.
Suman, A., Irianto, H. E., Satria, F., & Amri, K. (2017). Potensi dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia (WPP NRI) Tahun 2015 serta Opsi Pengelolaannya. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 8(2), 97-100.
Susaniati, W., Nelwan, A. F., & Kurnia, M. (2013). Produktivitas Daerah Penangkapan Ikan Bagan Tancap yang Berbeda Jarak dari Pantai di Perairan Kabupaten Jeneponto. Jurnal Akuatika, 4(1).
Syah, A. F. (2011). Penyusunan algoritma penduga konsentrasi klorofil-a berdasarkan data spektroradiometer di perairan teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 4(1), 42-52.
Wudianto, W., Wagiyo, K., & Wibowo, B. (2017). Sebaran daerah penangkapan ikan tuna di Samudera Hindia. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 9(7), 19-27.
DOI: http://dx.doi.org/10.31258/dli.12.1.p.1-9
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




